Irfan Bachdim Tiba di Indonesia

Dari kiri: Irfan Bachdim, Alessandro Trabucco, dan Kim Jeffry Kurniawan

Pemain sepak bola Irfan Bachdim, salah satu pemain keturunan Indonesia yang lahir dan tinggal di Belanda, tiba di Jakarta Rabu malam (28/7). Bachdim yang berayah asal Malang dan ibu asli Belanda ini disambut sanak keluarganya di Bandara Soekarno-Hatta.

Bachdim datang bersama Alessandro Trabucco yang juga pemain sepak bola. Kedua pemain asal SV Argon ini rencananya akan masuk squad tim nasional Indonesia.

“Saya suka dengan tim Indonesia, ayah saya (Noval) juga dari Indonesia. Jadi (bermain untuk tim nasional) merupakan kebanggaan bagi saya,” kata Bachdim kepada wartawan yang menunggunya lebih dari 1 jam di Bandara.

Bachdim yang terlihat gembira dengan kedatangannya kembali ke Tanah Air menambahkan, ia menikmati sambutan warga di Indonesia. Ia bertekad akan berbuat yang terbaik kalau memang timnas Indonesia membutuhkannya.

Sebelum kemampuannya diuji oleh jajaran Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, kedua pemain ini akan turun dalam dua laga amal yakni pada 4 Agustus di Stadion Gajayana, Malang dan pada 7 Agustus mendatang di Stadion 10 Nopember, Surabaya.

Menurut rencana, mereka akan bertanding dalam laga itu di dua tim yang berbeda, Garuda Merah vs Garuda Putih. Sebelum kedua pemain ini datang, Kim Jeffry Kurniawan sudah lebih dulu tiba. Pemain berdarah Indonesia-Jerman ini juga akan ikut dalam laga amal tersebut.

Nama Irfan Bachdim pernah muncul ke permukaan pada setahun terakhir setelah PSSI merasakan adanya krisis pemain nasional. Ia adalah pemain asal Indonesia yang terakhir kali bermain di klub FC Heart Melbourne. Ayahnya, Noval Bachdim, adalah seorang warga negara Indonesia, sedangkan ibunya adalah asli Belanda.

Sebagai pesepak bola, Bachdim memulai kariernya di klub Ajax Amsterdam junior, tiga tahun kemudian pindah ke Hoofdklasse SV Argon. Meskipun posisinya sebagai pemain tengah, namun ia cukup tajam saat harus berada di muka gawang lawan sehingga pernah menjadi pencetak gol terbanyak di liga.

Bachdim pun menjadi pilihan pertama klub Utrecht Junior dan terkadang bermain bagi tim cadangan. Dia melakukan debut untuk FC Utrecht di Eredeivisie pada 17 Februari 2008, bermain 90 menit melawan VVV-Venlo.

Ketika tim nasional Indonesia U-23 melakukan pelatnas jangka panjang di kamp pelatihan di Belanda, Bachdim sempat bermain beberapa kali bagi tim itu, tapi dia cedera sepekan menjelang keberangkatan ke Asian Games 2006.
Pada Juli 2009, Bachdim pernah menandatangani kontrak dengan HFC Haarlem. Saat ia berada dalam posisi bebas transfer pada Maret 2010, ia sempat menjalan seleksi di Persib Bandung dan Persija Jakarta, namun tidak satu pun dari tim itu mengikat kontrak dengan dia.

Pada akhir Juli 2010, Melbourne FC Heart yang bermain di A-League Australia, mengontraknya selama tiga tahun. Bachim yang kelahiran 11 Agustus 1988 memiliki tinggi badan 172 centimeter. Dia mengawali kariernya dalam sepakbola sejak tahun 1999-2001, kemudian pada 2003 hingga 2007 ia sepenuhnya bermain di Ajax Amsterdam.

Sumber: Republika/Antara

5 responses to this post.

  1. […] « Irfan Bachdim Tiba di Indonesia Gonzales dan Bachdim Duet Striker Lawan Malaysia […]

    Reply

  2. […] Irfan adalah pemain berdarah campuran Indonesia-Belanda yang memegang paspor Indonesia. Sementara Gonzales adalah pemain naturalisasi asal Uruguay, yang beristerikan wanita Indonesia. […]

    Reply

  3. […] Irfan Bachdim Tiba di Indonesia – Irfan Bachdim Akhirnya Berlabuh di […]

    Reply

  4. […] – Irfan Bachdim Tiba di Indonesia […]

    Reply

  5. […] – Irfan Bachdim Tiba di Indonesia […]

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: